Hingga 12 Juni 2024, lebih dari 135 ribu jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci, Arab Saudi. Gelombang kedatangan ini menandai puncak persiapan ibadah haji tahun ini.
Kementerian Agama (Kemenag) RI mengimbau seluruh jemaah untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem yang melanda Arab Saudi. Suhu udara diperkirakan dapat mencapai tingkat yang membahayakan kesehatan, terutama bagi jemaah yang berusia lanjut atau memiliki riwayat penyakit tertentu.
Kami mengimbau jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan, minum air yang cukup, dan menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari, ujar seorang juru bicara Kemenag dalam keterangan persnya.
Kemenag juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai dan sosialisasi mengenai pencegahan dampak buruk cuaca panas. Tim medis juga disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama jika diperlukan.
Selain itu, jemaah dianjurkan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti topi, payung, dan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan. Penting juga untuk memperhatikan kondisi fisik dan segera beristirahat jika merasa lelah atau pusing.
Dengan persiapan yang matang dan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, diharapkan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk menjaga kesehatan selama beribadah haji di tengah cuaca panas:
- Minum air minimal 2 liter per hari.
- Konsumsi makanan bergizi dan seimbang.
- Hindari minuman manis dan berkafein.
- Gunakan tabir surya dengan SPF tinggi.
- Beristirahat yang cukup.