Ibadah haji merupakan momen sakral bagi umat Islam di seluruh dunia. Jutaan orang berbondong-bondong menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima ini. Dalam prosesi ibadah haji, Kakbah menjadi pusat perhatian dan tujuan utama.

Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji, terutama saat sedang berihram. Jemaah diimbau untuk berhati-hati saat menyentuh Kakbah. Mengapa demikian?

Saat berihram, terdapat sejumlah larangan yang harus dipatuhi oleh jemaah haji. Salah satunya adalah larangan menggunakan wewangian atau parfum. Kakbah, yang seringkali diberi minyak wangi, dapat menjadi sumber masalah jika tersentuh oleh jemaah yang sedang berihram.

Jika jemaah haji secara tidak sengaja menyentuh Kakbah yang mengandung wewangian saat berihram, maka ia dapat dikenakan dam atau denda. Denda ini biasanya berupa penyembelihan hewan kurban atau memberikan makanan kepada fakir miskin.

Oleh karena itu, penting bagi jemaah haji untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berada di dekat Kakbah. Usahakan untuk tidak menyentuh Kakbah secara langsung, terutama jika tidak yakin apakah Kakbah tersebut mengandung wewangian atau tidak.

Selain itu, jemaah haji juga dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir selama berada di dekat Kakbah. Manfaatkan momen berharga ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas segala dosa.

Dengan memahami dan mematuhi aturan-aturan ihram, diharapkan jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan mabrur. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua.

Tips Tambahan:

  • Selalu jaga wudhu selama berada di Masjidil Haram.
  • Perhatikan kondisi sekitar dan hindari berdesak-desakan.
  • Konsultasikan dengan pembimbing haji jika ada keraguan.

Semoga perjalanan haji Anda lancar dan mabrur!